Acara pernikahan adikku yang laki laki tinggal 2 hari lagi, tanpa terasa rupanya. Semua perlengkapan pernikahan sudah di susun, mulai dari barang untuk seserahan, snack buat rombongan pengantar penganti, dan sudah barang tentu mengecek berapa mobil yang akan ikut ke bandung. ternyata sampe 16 mobil yang ikut ke sana. satu mobil buat keluargaku yang belum, tapi pikirku masih ada rental mobil. siang hari aku datang ke rental mobil, memang standar harga rental itu. tapi ada sedikit kaget melihat berderet berbagai jenis mobil, ada sekitar 10-15 unit. Menjelang ke bandung aku tes dulu mobil tersebut, dengan k22 Januari 2011
Rental Mobil " Siluman "
Acara pernikahan adikku yang laki laki tinggal 2 hari lagi, tanpa terasa rupanya. Semua perlengkapan pernikahan sudah di susun, mulai dari barang untuk seserahan, snack buat rombongan pengantar penganti, dan sudah barang tentu mengecek berapa mobil yang akan ikut ke bandung. ternyata sampe 16 mobil yang ikut ke sana. satu mobil buat keluargaku yang belum, tapi pikirku masih ada rental mobil. siang hari aku datang ke rental mobil, memang standar harga rental itu. tapi ada sedikit kaget melihat berderet berbagai jenis mobil, ada sekitar 10-15 unit. Menjelang ke bandung aku tes dulu mobil tersebut, dengan k15 Desember 2010
Remaja, Seks dan Aborsi
Dulu saya seringkali mendengar kata aborsi dari film dan berita, ngeri juga mendengarnya. Rentang waktu tahun 2005, kabar aborsi pun mulai terdengar ke daerah. Kalau kita merunut masalah aborsi, pada dasarnya aborsi di lakukan karena kehamilan yang tidak diinginkan, berbagai alasan, mulai karena dia di perkosa, alasan ekonomi bahkan karena hamil di luar nikah. Menurut agama juga aborsi sama saja dengan pembunuhan, menghilangkan nyawa orang. Nah kenapa sering terjadi aborsi? karena kita sering disuguhi film-film yang berbau porno, remaja kita seringkali membuka situs porno di sela membuka sosial media. Makanya ketika semua sudah menjadi biasa membuka situs porno, maka kecenderungan remaja kita adalah mempraktekannya. Disinilah peran orang tua dan guru yang bisa menerangkan fungsi alat seksual, hal ini bukan lagi hal tabu. Internet adalah salah satu penyebab free seks, makanya muncul gerakan internet sehat. gerakan anti pornografi, semua itu karena pergaulan remaja sangat menghawatirkan. Blogger Subang juga merupakan salah satu nahkoda untuk memberikan penyuluhan kepada remaja Subang untuk tidak mengakses situs porno, dan mengarahkan remaja kita untuk lebih mengembangkan kepada hal yang positif, salah satunya menulis di blog. Mudah-mudahan Blogger Subang mendapat dukungan dari semua pihak untuk mencegah remaja-remaja Subang untuk tidak lagi mengakses situs porno.Sayang Nyawa atau Sayang Rokok???
Hari sabtu malam minggu saya keliling kota Subang, sambil jalan-jalan melihat keramaian. Tepat di pusat kota saya lihat mulai spanduk, baligo sampai umbul-umbul, semua semarak dengan merek sebuah rokok. Sambil naek motor berfikir, apa maksudnya menghabisi kota dengan spanduk, baliho dan umbul-umbul rokok semua? kata orang sunda mah " Aya aya wae, rokok ge diijinan wae, teu mikir dampakna kitu". Indonesia menempati urutan ketiga penderita paru-paru dan jantung akibat rokok, dengan jumlah mencapai 146.860 jiwa. Dari jumlah tersebut ternyata prevalensi tertinggi pada usia 15-19 tahun, jumlahnya mencapai 32,2 %. Lebih memprihatinkan lagi, para perokok pada usia anak-anak (5-9 tahun), jumlahnya meningkat tajam. Ah saya juga tahu, semua orang sadar bahwa merokok itu berbahaya, apalagi buat wanita, merusak janin. Iklan rokok sangat besar, hampir di setiap sudut, tapi peringatan berbahayanya rokok di tulis di bawah dan di tulis sangat kecil. Orang yang merokok berdalih, bagaimana dengan petani tembakau? kalau rokok di stop?yang di perlukan adalah keberanian pemerintah untuk memberhentikan, bahkan menutup perusahaan rokok. Sudah parah sekali tingkat penyakit jantung akibat rokok, saya hanya mau bilang " hai perokok, jangan beralibi terus, padahal kamu tahu rokok berbahaya ", Yang bikin menghawatirkan banyak anak sd sudah merokok, pegawai merokok, guru merokok, bagaimana anak ga merokok, da gurunya juga ngeroko, mungkin guru merokok, anak ngeganja. Astagfirullah... ngeri. Mudah-mudahan promosi besar-besaran rokok bisa diimbangi dengan gerakan " anti rokok " sehingga kita bisa meminimalisir pengguna rokok, minimal di daerah kita dulu, selain seminar dan penyuluhan tentang bahaya rokok tentunya.24 November 2010
Pedagang Tradisional Yang Tergusur Mini Market
Beberapa kali satpol PP menertibkan para pedagang tradisional yang menurut mereka " liar ". Dan beberpa kali juga para pedagang itu kembali ketempatnya. Memang pasar baru yang disediakan jauh dari " ramai ", makanya ga heran para pedagang tersebut kembali ke tempat rame walau tiap hari harus siap-siap menghadapi satpol PP. Bisa di maklumi para pedagang tersebut sedikit " nekad ", bagaimana tidak nekad, mereka harus bersaing dengan mini market yang tumbuh bagaikan jamur. Mereka yang mencari makan, harus berhadapan dengan para pemodal yang memonopoli barang-barang kebutuhan sehari-hari yang di jual dengan harga murah. Kita bisa lihat, di daerah pasar kota saja, tidak kurang dari 100 meter berdampingan minimarket dengan satu label sama. Minimarket ini menjadikan masyarakat kita semakin konsumtif. Dan yang lebih penting lagi, minimarket membuat para pedagang tradisional menjerit, mereka kalah bersaing. Mungkin bagi para pedagang tradisional itu ga jadi masalah kalau pendirian minimarket tersebut berijin, di atur sedemikian rupa supaya tidak berdampingan, dan letaknya harus jauh dari pasar tradisional. Ataukah ijin pendirian mini market tersebut "abal-abal"?, setahu saya minimarket sudah tidak boleh ada pendirian lagi, cuma heran saja, dari mana mereka mendapat ijin??ini jelas mempertajam kesenjangan sosial lagi. Buat para wakil rakyat dan pihak yang berwenang, seharusnya mengecek lagi ijin pendirian Minimarket yang membuat mata terbelalak, dengan serentak muncul minimarket-minimarket baru, jangan - jangan hanya ijin " abal-abal ", tidak mungkin ijin dikeluarkan serentak dan tanpa di survei terlebih dahulu, apalagi bersinggungan dengan para pedagang tradisional. Semoga tulisan ini membuka mata masyarakat untuk lebih peduli terhadap nasib pedagang tradisional.07 November 2010
Kampus Ohhh,,Kampus,,
Tanggal 1 September saya menulis tentang kampus impianku, impainku adalah sebuah kampus berdiri di Subang yang berbeda dengan kampus kampus yang telah ada. Kampus yang penuh dengan kegiatan-kegiatan intelektual, kampus yang akan kencang bersuara ketika melihat kemiskinan semakin mengemuka. Saat itu semua masih impian, alhamdulillah sekarang sudah menapak satu kaki untuk memulai proses pendiriian kampus. Peristiwa ini bagi saya merupakan sejarah bagi hidup, sejarah bagi blogger, ini merupakan cerita manis, impian yang terwujud, ah susah untuk di jabarkan bagaimana kebanggaan ketika impian itu terwujud. Bagi orang yang mendengar cerita ini mengucapkan selamat, mereka tidak tahu loby tingkat tinggi dan loby loby gila, dan sampai berdarah darah, tidak kenal siang dan malam, singkat kata semua dilakukan demi impian itu sangat sulit dan beresiko. Selalu ada yang dikorbankan ketika konsentrasi mengejar impian kampusku ini. Untuk menuju dan mendekat kepada investor pendirian kampus saja, saya harus melakukan presentasi yang tidak ada hentinya, marathon beberapa malam, sampai akhirnya beliau setuju. Untuk saat ini sudah memastikan tempatnya, ada di kota Subang bangunan dengan 3 lantai dan halaman parkir yang lumayan luas. Ternyata kegembiraan itu hanya bertahan beberapa hari saja, ketika masuk ke masalah teknis, mulai nampak bagaimana ngejlimetnya proses pendirian perguruan tinggi itu. Tapi semua akan selesai sesuai target, yaitu januari 2011, mulai proses marketingnya, walau sekarang belum muncul bentuk apa yang akan di buat jurusannya. Memang ada dua opsi, politeknik dan sekolah pariwisata dan perhotelan. Hasil survei sementara menunjukan arah kecenderungan ke politeknik. Doakan kawan kawan,,,mudah mudahan semua lancar, sampai kampus ini berdiri.11 Oktober 2010
Lagi - Lagi Geng Motor
Sabtu sore ketika saya lewat ke halaman mesjid agung, sekumpulan anak - anak geng motor sedang memarkirkan motornya dengan sembarang, sedikit menghabiskan bahu jalan. Beberapa hari ini mendengar cerita - cerita tentang semakin berkembangnya geng motor, selain banyaknya kejadian pengrusakan oleh mereka. Ceritanya pada suatu sore karena terlalu tengah memakai motor, seorang temanku di pukul, dia tidak melawan,,,mungkin karena terlau banyaknya mereka. Kemudian malamnya dengan mata kepala sendiri saya lihat, karena mobil itu melaju lambat, maka mereka hajar dengan besi dan tongkat mobil tersebut, walaupun hanya kaca spionnya saja yang rusak. Kabar lainnya juga, siswa sebuah SMA Negeri yang malam hari di pukuli sampai koma selama satu minggu. Sangat miris saya mendengar berita - berita tentang geng motor di Subang, mau jadi apa mereka ini?? mau jadi pengacau??atau cikal bakal perampok?? semua itu adalah sebuah kemungkinan. Dan yang lebih mengerikan lagi, mereka selalu mengibarkan bendera geng, tapi bikin saya mengerutkan dahi, masa bendera mereka merah putih biru. Itu kan bendera Belanda?, mereka tidak mengerti bagaimana Belanda menjajah Indonesia selama 300 tahun, dan untuk mengibarkan bendera merah putih kita harus berperang. Mereka tidak sekolah? atau Bodoh? atau pura2 bego?merasa gagah mungkin dengan kebodohannya.. Yang saya sayangkan kepada aparat kepolisiaan, beberapa kali mereka bergerombol,,polisi hanya lewat saja, seolah tak peduli. Mudah-mudahan ada penanganan dari aparat kepolisian, sehingga bisa mencegah aksi-aksi yang berlanjut kepada hal kriminal. Wallahu 'alam.


